Bagaimana menikahi perempuan yang hamil di luar nikah?

Sering menjadi pertanyaan di dalam masyarakat mengenai hukum menikahi perempuan yang hamil di luar nikah. Sebenarnya bagaimana hukumnya?

Semoga menjadi pencerahan bagi kita semua.

Dipublikasi di ROHIS BATIK TV, Video | Tag | Tinggalkan komentar

Adab-Adab Tidur Sesuai Sunnah Rasululah Saw

Adab TidurAda ungkapan bahwa tidur adalah saudaranya kematian. Artinya, orang yang tidur sebenarnya harus punya persiapan seperti orang yang akan menghadapi kematian. Orang yang tidur tentunya meninggalkan harta, anak, istri, dan segalanya. Hal ini sama seperti orang yang mati yang tidak akan membawa apa-apa yang “merasa dimilikinya” di dunia. Oleh karena itu, supaya tidur kita bernilai ibadah dan seandainya ketika kita tidur kemudian tidak bangun lagi, tetapi langsung dibangunkan oleh malaikat dan disiapkan tempat di surga, maka hendaknya kita tidur mengikuti perilaku Rasulullah Saw. Kebiasaan Rasulullah Saw merupakan teladan terbaik bagi umat Islam, tidak terkecuali dalam masalah tidur. Beliau dalam beberapa haditsnya memberikan teladan kepada para sahabatnya yang juga bermanfaat bagi kita, umat akhir zaman. Berikut ini Sunnah Rasulullah saw dalam masalah tidur:

-          Menutup Pintu, Memadamkan Api (Lampu), dan Menutup Bejana

Dianjurkan bagi seorang muslim untuk menutup pintu, memadamkan api (lampu), dan menutup bejana yang ada di rumahnya sebelum tidur. Hikmahnya adalah kita tidak menghambur-hamburkan uang karena masih menyalanya lampu, dan kita melindungi setiap wadah dari kejatuhan hal-hal yang tidak kita inginkan. Hal ini berdasarkan sebuah hadits yang diriwayatkan oleh sahabat Jabir bin Abdillah radhiyallahuanhu bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Padamkanlah lampu di malam hari apabila kamu akan tidur, tutuplah pintu, tutuplah rapat-rapat bejana-bejana makanan dan minuman.”(HR Bukhari-Muslim). Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Dakwah, Sunnah Rasulullah | Tag , , , | Tinggalkan komentar

Khauf (Rasa Takut) Nabi Saw Kepada Allah Swt

Sayyidatina Aisyah Ra bercerita, “Apabila datang awan gelap, angin topan dan sebagainya, maka wajah Baginda Nabi Saw yang penuh nur, akan terlihat pucat karena perasaan takut kepada Allah Swt. Beliau keluar masuk rumah sambil terus menurus membaca doa, “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikan angin ini, dan kebaikan yang ada di dalamnya (hujan dan lain-lain), serta kebaikan yang dikirim bersamanya. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan angin ini, dan keburukan yang ada di dalamnya, serta keburukan yang dikirim bersamanya.”

Jika hujan mulai turun, wajah Baginda Nabi Saw akan tampai ceria. Aku (Sayyidatina Aisyah Ra) bertanya, “Wahai Rasulullah, semua orang akan gembira jika melihat gumpalan mendung karna pertanda akan turun hujan, tetapi mengapa engkau justru nampak cemas?” Beliau menjawab, “Wahai Aisya, aku khawatir di dalamnya ada azab, karena itulah aku merasa cemas. Kaum ‘Ad telah diazab Allah Swt dengan angin. Ketika melihat gumpalan mendung, mereka gembira. Mereka mengira akan turun hujan, tetapi ternyata yang turun adalah azab. (Dinukil dari Kitab Ad-Durr Al-Mantsur)

Allah Swt berfirman, Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Dakwah | Tag , , | Tinggalkan komentar

Tanya Jawab: Bagaimana cara bertaubat?

Program TV Rohis (Rohani Islam) tayang setiap hari Jum’at jam 16.30 WIB di Batik TV. Mengulas tentang tanya jawab permasalahan agama sehari-hari. Host: Wachid Surya, Pemateri: Ustadz Yasir Maqosid, Lc

Dipublikasi di Dakwah, Video | Tag , , , , | Tinggalkan komentar

Sunnah Rasululah Saw dalam Istinja’

sunnah istinja'Rasulullah Saw merupakan pribadi sempurna, yang setiap perbuatan dan perkataan beliau menjadi sunnah yang patut diteladani oleh setiap orang yang ingin bersama-sama dengan beliau kelak di surga. Salah satu Sunnah beliau dalam hal Istinja’ (buang hajat) adalah sebagai berikut:

-          Tidak membawa sesuatu yang bertuliskan nama Allah Swt.

Misalnya adalah memakai cincin yang bertuliskan nama Allah Swt dan semacamnya. Kita diperintahkan untuk mengagungkan nama Allah sehingga tidak selayaknya sesuatu yang ada nama Allah dibawa ke tempat yang najis. Ada sebuah riwayat dari Anas bin Malik, beliau mengatakan, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa ketika memasuki kamar mandi, beliau meletakkan cincinnya.”(HR. Abu Dawud)

-          Menutup diri dan menjauh dari manusia ketika buang hajat.

Jabir bin Abdullah meriwayatkan, “Kami pernah keluar bersama Rasulullah Saw ketika dalam perjalanan, beliau tidak menunaikan hajatnya di daerah terbuka, namun beliau pergi ke tempat yang jauh sampai tidak nampak dan tidak terlihat. (HR. Ibnu Majah)

- Membaca basmalah dan berdoa meminta perlindungan pada Allah sebelum masuk tempat buang hajat.

Hal ini jika seseorang memasuki tempat buang hajat berupa bangunan. Sedangkan ketika berada di tanah lapang, maka ia mengucapkannya di saat melepaskan pakaiannya, Rasulullah Saw bersabda, “Penghalang antara pandangan jin dan aurat manusia adalah jika salah seorang di antara mereka memasuki tempat buang hajat, lalu ia ucapkan “Bismillah”. Juga riwayat dari Anas bin Malik bahwa “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika memasuki jamban, beliau ucapkan: Allahumma inni a’udzu bika minal khubutsi wal khobaits (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari setan laki-laki dan setan perempuan.”(HR. Bukhari dan Muslim) Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Dakwah, Sunnah Rasulullah | Tag , , | Tinggalkan komentar

Sunnah Rasulullah Saw dalam Makan dan Minum

sunnah makanIslam agama yang mencakup segala aspek kehidupan termasuk urusan makan dan minum. Tidak dipungkiri bahwa makanan dan minuman merupakan elemen penting dan berharga dalam kehidupan manusia supaya hidup sejahtera dan menjalankan kegiatan harian dengan lancar. Ada beberapa sunnah Rasulullah SAW yang semestinya menjadi teladan bagi umat Islam dalam masalah makan dan minum. Dalam mengamalkan Sunnah Rasulullah Saw kita niati untuk menghidupkan Sunnah sehingga kita termasuk orang yang dicintai beliau dan nanti akan bersama beliau di surga. Beliau bersabda, “Barangsiapa yang menghidupkan sunahmu berarti dia sungguh-sungguh mencintaiku, dan barangsiapa yang mencintaiku maka dia kelak akan bersamaku di surga.”(HR. At-Tirmidzi)

Adapun Sunnah Rasulullah Saw dalam makan dan minum adalah: Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Dakwah, Sunnah Rasulullah | Tag , | Tinggalkan komentar

Menghidupkan Sunnah Rasulullah Saw

menghidupkan sunnahDalam peringatan Maulid Nabi Saw perlu diungkap fakta-fakta sejarah tentang baginda Nabi Saw dan akhlak dan perilaku-perilaku beliau yang dapat menjadi teladan bagi umat Islam, khususnya generasi sekarang yang dilanda krisis akhlak. Potret sejarah kehidupan Nabi Saw akan selalu relevan dan selalu dibutuhkan ibarat oase di padang pasir. Apalagi, bagi masyarakat yang hidup di zaman serba modern seperti saat ini tentunya butuh sesuatu yang bisa mencerahkan, yaitu semangat hidup dan keteladanan.

Allah Swt berfirman, “Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (balasan kebaikan pada) Hari Kiamat dan dia banyak menyebut Allah.” (QS Al-Ahzaab:21).

Ayat yang mulia ini menunjukkan kemuliaan dan keutamaan besar mengikuti sunnah Rasulullah Saw, karena Allah Swt sendiri yang menamakan semua perbuatan Rasulullah Saw sebagai “teladan yang baik”, yang ini menunjukkan bahwa orang yang meneladani sunnah Rasulullah Saw berarti dia telah menempuh jalan yang lurus yang akan membawanya mendapatkan kemuliaan, cinta dan ridha Allah Swt. Allah Swt berfirman,

Dalam ayat tersebut juga dapat diambil hikmah bahwasanya Rasulullah SAW merupakan suri tauladan : Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Dakwah | Tag , , | Tinggalkan komentar