Kisah Taubat Pembegal Jalan
Nopember 23, 2007
Kisah Taubat Pembegal
Al-Fudhail merampok seorang diri. Suatu malam, ia keluar untuk merampok. Malam itu, sebuah kafilah datang. Di antara mereka berkata satu sama lain, “Masuklah bersama kami ke desa ini. Sesungguhnya di hadapan kita ada seorang perampok bernama Al-Fudhail.” Mendengar perkataan itu, Al-Fudhail gemetar. Ia lantas berkata, “Wahai kaum, akulah Al-Fadhil. Lewatlah, demi Allah aku akan berusaha keras untuk tidak bermaksiat lagi selamanya.” Ia pun mengubah kebiasaannya.
Riwayat versi lain menyebutkan Al-Fudhail menjamu mereka malam itu. Ia berkata, “Kalian aman dari Al-Fudhail.” Selanjutnya, ia keluar dan berkali-kali membawa makanan. Dalam pada itu, ia mendengar seseorang membacakan ayat,
“Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman untuk tunduk hati mereka mengingat Allah” (Al-Hadid: 16).
Al-Fudhail menyela, “Sekarang sudah tiba waktunya.” Itulah awal pertaubatannya.
Entry Filed under: Kisah. .
1 Comment Add your own
Leave a Comment
Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed
1.
Vanny | Oktober 18, 2008 at 5:52 am
ga nyambunng