Kisah Taubat Pembegal Jalan

Kisah Taubat Pembegal

Al-Fudhail merampok seorang diri. Suatu malam, ia keluar untuk merampok. Malam itu, sebuah kafilah datang. Di antara mereka berkata satu sama lain, “Masuklah bersama kami ke desa ini. Sesungguhnya di hadapan kita ada seorang perampok bernama Al-Fudhail.” Mendengar perkataan itu, Al-Fudhail gemetar. Ia lantas berkata, “Wahai kaum, akulah Al-Fadhil. Lewatlah, demi Allah aku akan berusaha keras untuk tidak bermaksiat lagi selamanya.” Ia pun mengubah kebiasaannya.

Riwayat versi lain menyebutkan Al-Fudhail menjamu mereka malam itu. Ia berkata, “Kalian aman dari Al-Fudhail.” Selanjutnya, ia keluar dan berkali-kali membawa makanan. Dalam pada itu, ia mendengar seseorang membacakan ayat,

 “Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman untuk tunduk hati mereka mengingat Allah” (Al-Hadid: 16).

Al-Fudhail menyela, “Sekarang sudah tiba waktunya.” Itulah awal pertaubatannya.

Tentang yasir maqosid

Dilahirkan di Kota Pekalongan. Mengenyam pendidikan sarjana di Al-Azhar Mesir, selanjutnya meneruskan sampai jenjang Magister di IAIN Pekalogan. Aktifitas mengajar di STAIN Pekalongan, Majlis Ta'lim At-Tafaqquh dan Program TV Batik dalam acara "Rohani Islam"
Pos ini dipublikasikan di Kisah. Tandai permalink.

Satu Balasan ke Kisah Taubat Pembegal Jalan

  1. Vanny berkata:

    ga nyambunng

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s