Peran Wanita dalam Kebangkitan Islam

Oleh: Yasir Maqosid, Lc

 

Sebentar lagi para wanita di negeri ini akan merayakan peringatan Hari Kartini yang dianggap sebagai tonggak emansipasi wanita dan peranan wanita di dunia modern ini. Bukan hanya ibu-ibu yang mulai sibuk merancang dan mempersiapkan acara, tetapi anak-anak TK dan SD juga dipersiapkan untuk didandani ala Kartini. Sekolah-sekolah bahkan mengadakan pawai untuk memperingati kebangkitan kaum hawa di negeri Indonesia tercinta. Mereka semua ingin menunjukkan bahwasanya para wanita juga dapat berperan dalam kemajuan negara ini.

Lantas bagaimana peranan wanita muslimah untuk memajukan kaumnya, bangsanya, dan agamanya? Dalam Al-Qur`an kita menjumpai banyak sekali kisah-kisah tentang perempuan yang berperan aktif bagi kaumnya, misalnya Ratu Balqis yang menjadi Pemimpin Negeri Saba`, istri Fir’aun yang menyelamatkan seorang bayi yang kelak menjadi pemimpin Bani Israil yaitu Nabi Musa. Sayyidah Maryam yang berjuang membesarkan anaknya dan mewakafkan diri untuk memakmurkan masjid, dll.

Pada zaman Rasulullah saw, kita juga menjumpai wanita-wanita yang berperan besar dalam kemajuan peradaban. Sayyidah Khadijah ra yang rela mengorbankan harta, diri, tenaga, pikiran, dan semua yang dimilikinya demi membantu suaminya berdakwah di jalan Allah. Sayyidah Sumayyah yang dengan teguh memegang agamanya meskipun harus membayar mahal dengan nyawanya sehingga ia menjadi perempuan pertama yang syahid di jalan Allah.

Sayyidah Hafshah binti Umar yang dengan teguh menjaga mushaf Al-Qur`an sehingga tidak tercerai berai, dan masih banyak muslimah-muslimah yang mewakafkan diri untuk kepentingan agama Islam.

Sekarang, apa yang bisa dikerjakan oleh para wanita di zaman modern ini untuk meninggikan panji-panji Islam? Banyak sekali peranan yang bisa dijalankan oleh wanita muslimah di zaman ini. Mereka bisa mendidik anak-anak dan keluarganya dengan tarbiyah Islamiyyah (pendidikan berbasis ajaran Islam) sehingga terwujud generasi Islam yang tangguh. Mereka bisa berperan aktif membantu suaminya berdakwah di jalan Allah dengan mempersiapkan bekal dan segala keperluan yang dibutuhkan suaminya. Mereka juga bisa memimpin kaumnya dan mengarahkan kaumnya supaya tidak terpengaruh dengan budaya Barat dan Sekuler.

Sebagaimana kita jumpai saat ini, pengaruh sekuler dunia Barat telah merasuk ke dalam rumah bahkan kamar-kamar dari rumah tangga muslim. Banyak wanita yang karena alasan mode meniru budaya Barat secara membabi buta, misalnya memanjangkan kuku yang menyerupai binatang buas, berpakaian mini atau setengah telanjang dan tidak menutup aurat, melakukan operasi pada bagian tubuh, men-tatto kulit, menyambung rambut palsu, dan sebagainya. Padahal hal-hal tersebut jelas dilarang di dalam agama.

Rasulullah saw bersabda, “Kamu akan mengikuti jejak langkah umat-umat sebelum kamu, sejengkal demi sejengkal, sehasta demi sehasta, sehingga jikalau mereka masuk ke lubang biawak pun kamu akan mengikuti mereka.” Sahabat bertanya, “Ya Rasulullah! Apakah Yahudi dan Nasrani yang engkau maksudkan?” Nabi saw. menjawab, “Siapa lagi kalau bukan mereka”. (HR. Muslim)

Hadits ini dengan secara tegas menjelaskan larangan mengikuti perilaku orang-orang Yahudi dan Nasrani yang pada hakikatnya akan menyebabkan kerusakan akidah, akhlak, dan pemikiran orang-orang Mukmin. Oleh karena itu, sudah sepatutnya para wanita muslimah untuk lebih mengedepankan perannya demi kejayaan umat Islam serta demi tegaknya syariat Islam di negara yang kita cintai ini.

Tentang yasir maqosid

Dilahirkan di Kota Pekalongan. Mengenyam pendidikan sarjana di Al-Azhar Mesir, selanjutnya meneruskan sampai jenjang Magister di IAIN Pekalogan. Aktifitas mengajar di STAIN Pekalongan, Majlis Ta'lim At-Tafaqquh dan Program TV Batik dalam acara "Rohani Islam"
Pos ini dipublikasikan di Opini. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s