Keutamaan Menuntut Ilmu Agama

Di zaman sekarang ini, teknologi demikian pesatnya mengalami kemajuan. Namun kemajuan teknologi yang tidak diimbangi dengan ajaran-ajaran agama justru akan berdampak negatif dan dapat menyesatkan. Sementara itu, ulama sebagai pewaris para nabi jumlahnya semakin lama semakin berkurang. Jika generasi muda sekarang ini tidak mau mendalami ilmu agama, niscaya akan terjadi kehancuran di masa mendatang.

Sebagai motivasi untuk menuntut ilmu agama, marilah kita simak keutamaan ilmu sebagai berikut:

1-              Dimudahkan jalan menuju surga. Rasulullah  saw bersabda, “Barangsiapa menempuh suatu jalan untuk menuntut ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR. At-Tirmidzi)

2-              Didoakan oleh para malaikat dan makhluk-makhluk Allah yang lain. Rasulullah sawbersabda, “Barang siapa menempuh suatu jalan dengan tujuan mencari ilmu, Allah akan memudahkan baginya jalan ke surga. Selain itu, malaikat akan meletakkan sayapnya bagi orang yang mencari ilmu sebagai keridaan atas tindakannya. Sesungguhnya yang ada di langit dan bumi, bahkan ikan-ikan di laut, akan memohonkan ampunan bagi orang yang menuntut ilmu. Keutamaan orang berilmu atas ahli ibadah adalah seperti keutamaan bulan atas planet yang lain. Para ulama adalah pewaris manusia. Dan, para nabi tiada mewariskan dinar atau dirham, melainkan ilmu. Maka, barang siapa mengambilnya, berarti ia telah mengambil bagian yang sempurna.” (HR. Ahmad)

3-              Rasulullah diperintah Allah untuk berdoa meminta tambahan ilmu, tetapi tidak diperintah untuk berdoa minta tambahan harta. Hal ini menunjukkan bahwa ilmu lebih mulia daripada harta. Allah swt berfirman, “Dan janganlah kamu tergesa-gesa membaca Al-Qur’an sebelum disempurnakan mewahyukannya kepadamu, dan katakanlah, ‘Ya Tuhanku, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan’” (Thaha: 114).

4-              Allah akan menaikkan derajat orang yang memiliki ilmu. Dalam Al-Qur`an disebutkan, “Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan” (Al-Mujadilah: 11).

5-              Orang yang dikehendaki Allah mendapat kebaikan, tandanya adalah orang itu memahami ilmu agama. Rasulullah sawbersabda, “Barang siapa yang dikehendaki Allah mendapat kebaikan, maka Dia jadikan orang itu memahami agama.” (HR. Bukhari, Muslim, dan At-Tirmidzi)

6- Orang yang mempelajari ilmu kemudian menyampaikannya kepada orang lain, akan mendapat kasih sayang dari Allah swt. Rasulullah  saw bersabda,  “Allah akan menyayangi orang yang mendengar sesuatu dari kami, kemudian menyampaikannya sesuai yang didengar. (HR. Ahmad, Abu Dawud, At-Tirmidzi).

Selain keutamaan-keutamaan di atas, masih banyak lagi keutamaan-keutamaan lainnya. Dalam sebuah kisah diceritakan bahwasanya Sayyidina Ali ra ditanya lebih utama mana, harta ataukah ilmu?. Maka Sayyidina Ali ra menjawab bahwa ilmu lebih utama dibandingkan harta. Beliau memberi 10 alasan sebagai berikut:

1 Ilmu adalah pusaka para nabi sedangkan harta adalah pusaka Qarun, Fir’aun, dll.

2. Ilmu menjaga dirimu, sedangkan harta malah engkau yang harus menjaganya.

3. Pemilik harta banyak musuhnya, sedangkan pemilik ilmu banyak temannya.

4. Harta apabila diberikan akan berkurang, sedangkan ilmu jika diberikan justru akan bertambah.

5. Pemilik harta dipanggil dengan sifat bakhil dan cercaan, sedangkan pemilik ilmu dipanggil dengan nama keagungan dan kemuliaan.

6. Harta perlu dijaga dari pencuri, sedangkan ilmu tidak perlu dikunci.

7. Pemilik harta kelak diakhirat akan dihisab, sedangkan pemilik ilmu akan diberi syafa’at.

8. Harta akan berkarat karena lama disimpan, sedangkan ilmu tidak akan berkarat dan tidak rusak karena umur.

9. Harta bisa mengeraskan hati, sedangkan ilmu bisa menerangi hati.

10. Pemilik harta bisa mengaku-ngaku sebagai tuhan lantaran hartanya (seperti Fir’au, dll), sedangkan pemilik ilmu mengaku sebagai hamba Allah.

Demikianlah keutamaan-keutamaan ilmu agama. Di zaman sekarang ini ilmu agama sangatlah diperlukan mengingat banyaknya pemikiran-pemikiran sesat dan menyesatkan, munculnya orang-orang sesat di tengah komunitas Islam yang berbicara mengatasnamakan Islam akan tetapi hakikatnya adalah menikam Islam dari belakang, juga maraknya kebodohan karena tidaktahuan tentang ajaran-ajaran Islam yang benar.

Mudah-mudahan kita semua dimudahkan Allah untuk mendapatkan ilmu yang bermanfaat sehingga dapat terbentuk masyarakat yang adil, makmur dan Islami. Amin.

Tentang yasir maqosid

Dilahirkan di Kota Pekalongan. Mengenyam pendidikan sarjana di Al-Azhar Mesir, selanjutnya meneruskan sampai jenjang Magister di IAIN Pekalogan. Aktifitas mengajar di STAIN Pekalongan, Majlis Ta'lim At-Tafaqquh dan Program TV Batik dalam acara "Rohani Islam"
Pos ini dipublikasikan di Opini. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s