Taman Pintar At-Tafaqquh: Diharapkan Bisa Memunculkan Hafidz dan Hafidzah

PRINGLANGU – Siang itu, Jumat (15/2), keramaian terpancar dari sebuah rumah di Pringlangu Gang 5 RT 05 RW 05 Kecamatan Pekalongan Barat. Suara rebana dan suara anak-anak yang melantunkan syair-syair bernuansa islami semakin menambah ‘hidup’ suasana di kampung tersebut.

Pasalnya, di Yayasan At-Tafaqquh itu menjadi salah satu bukti kerja keras sejumlah mahasiswa Jurusan Syari’ah STAIN Pekalongan yang tengah melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL).

Di tempat itu pula, Siti Maslihatun Nangim, Rini Marisa, dan Faiqotun, selama 45 hari menjalankan tugas PPL-nya, di rumah yang juga dijadikan sebagai Taman Pintar Pijar (Pendampingan Belajar) “At Tafaquh” dari Lazis Jateng Cabang Pekalongan. Taman Pintar Pijar Tafakur ini baru di-launching siang itu, Jumat (15/2).

Acara sendiri dimulai pukul 13.00. Diawali dengan pembacaan tilawah, dan sambutan-sambutan para pengasuh Majelis Ta’lim At Tafaquh, salah satunya oleh Ustadz Yasir Maqosid, Lc. Dilanjutkan dengan pengajian Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, santunan 50 anak yatim dan dhuafa, dan diakhiri dengan penyerahan hadiah lomba mewarnai yang sudah dilaksanakan jam 10 paginya.

Perwakilan Lazis Jateng Pekalongan, H Dzakiron menuturkan, “Walaupun posisi saya saat ini adalah pengganti pimpinan Lazis Jateng Pekalongan yang berhalangan karena lagi sakit, akan tetapi saya sangat support terhadap program ini,” ujarnya.

Pihaknya mengharapkan, program yang telah dilaksanakan seperti di tempat itu, benar-benar dijadikan kegiatan pemberdayaan yang serius dan berkesinambungan. Utamanya kepada masyarakat dhuafa di bidang pendidikan. Juga terkait pemberian beasiswa dan pelatihan wirausaha bagi orangtua penerima beasiswa tersebut. “Sehingga diharapkan generasi-generasi ini dapat menjadi kebanggaan bangsa dan agama,” harapnya.

Lebih jauh disampaikan, keberadaan Taman Pintar ‘Pijar Tafaquh’ di tempat tersebut, bisa memunculkan banyak hafidz-hafidzah muda atau para penghafal Al Quran di masa-masa yang akan datang. ” Untuk taman pintar di sini, akan dicirikhaskan dengan banyaknya tahfidz-tahfidzah muda. Semoga, perjuangan dari pemberdayaan para generasi muda ini diberikan kemudahan dan ridho Allah SWT,” tambahnya.

Sementara itu, bagi para mahasiswa Jurusan Syari’ah STAIN Pekalongan yang melaksanakan PPL di situ, mengatakan bahwa pos Taman Pintas Lazis Jateng menjadi pilihan menarik karena menjadi bentuk pemberdayaan dana Zakat Infaq Sodaqoh (ZIS) di wilayah setempat.

“Kami PPL di sini mendapatkan banyak pengalaman. Diajarkan marketing dan sosialisasi ZIS dengan terjun langsung di lapangan dengan beragam kegiatan,” kata Siti, yang diamini oleh kedua rekannya.

Berbagai kegiatan itu, diantaranya dengan membuka konter zakat di Kantor KPP Pekalongan, cara memberikan pelayanan prima terhadap muzzaki ataupun calon muzakki, dan checking proposal lewat email, lobi proposal, input keuangan seraca online, hingga layanan SMS donatur. “Pokoknya sebuah pengalaman seru yang tak akan terlupakan,” imbuhnya. (way)

Tentang yasir maqosid

Dilahirkan di Kota Pekalongan. Mengenyam pendidikan sarjana di Al-Azhar Mesir, selanjutnya meneruskan sampai jenjang Magister di IAIN Pekalogan. Aktifitas mengajar di STAIN Pekalongan, Majlis Ta'lim At-Tafaqquh dan Program TV Batik dalam acara "Rohani Islam"
Pos ini dipublikasikan di AKTIVITAS, TAMAN PINTAR dan tag , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s